Friday, April 19, 2013

Against the desires of the soul


Bismillah




Have a look on DK's FB here
And the wordpress too. Hope you will like it :-).

Kita golongan yang mana


Bismillah





 


Suatu hari nabi Yahya telah di datangi oleh iblis untuk memberi nasihat, namun nabi telah menolak hajat sang iblis melainkan satu perkara. beliau lantas meminta iblis menyatakan perihal anak adam. Menurut iblis, manusia tergolong kepada 3 :


Golongan pertama, ialah yang paling payah untuk kami tawan. Apabila kami mula menggoda salah seorang dari mereka dan mereka termakan godaan kami tiba-tiba ia mohon ampun dan bertaubat. Maka habislah usaha kami. Bila kami ulangi diapun mengulangi taubat dan istighfar. Begitulah kami tidak berputus asa akan tetapi tidak juga sampai hajat kami terhadapnya.

Golongan kedua, pula mereka ini di tangan kami ibarat bola yang menjadi permainan anak-anak kamu. Kami perlakukan apa sahaja menurut kehendak kami. Mereka sudah beres menjadi tawanan kami.

Golongan ketiga, ialah orang-orang seperti kamu, terpelihara dari dosa. Kami tidak berdaya berbuat apa-apa terhadap mereka.”


Dari riwayat ini jelas bahawa para da’ei Islam ialah orang-orang yang lebih kerap berhadapan dengan tipu daya dan perbuatan jahat syaitan dari yang dihadapi oleh orang lain.

Serangan iblis terhadap para da’ei kadangkala dalam bentuk sifat takabbur dan ghunun, merasa ujub dengan ilmu, dengan amalan agama, kesalihan dan sebagainya. Lantas dengan itu ia melihat dirinya sebagai orang yang lebih baik, lebih bijak berbicara dari makhluk Allah yang lain. Kalau sewaktu-waktu seorang da’ei itu berperasaan demikian maka ia hendaklah beristi’azah, berlindung diri dengan Allah dan serangan sikap ini. 



Orang-orang yang kerap mengingati Allah baik lelaki mahu pun perempuan, orang-orang yang bertaubat kepada Allah dosa mereka — baik lelaki mahupun perempuan yang memohon keampunan Allah, merekalah orang-orang yang sukar dikalahkan oleh syaitan dan mampu melelahkan syaitan tersebut. 
Adapun orang-orang yang lalai dari mengingati Allah, terus menerus berbuat maksiat, malas beribadat, yang asyik tidur dan menjadikan dunia sebagai cita-cita utamanya, mereka ini seperti alat mainan syaitan sahaja, diperlakukan menurut sesuka hatinya. 




Sumber :
Rintangan perjuangan dalam kehidupan pendakwah,
Oleh Fathi Yakan.

Wednesday, April 17, 2013

Mother


Bismillah

I've been thinking about umi lately, everyday. I wonder what she is doing right now, is she ok over there in her school, handling hundreds of staff and students everyday? Is she doing fine? After all, I realize that Allah; the all-hearing, all-listening, the most gracious and the most merciful is always there to look after umi, to keep her calm and safe, to protect her and to loving her, more than anyone else can do. 

This morning while I was dawdling on my bed, I suddenly found a beautiful poem that really touched my heart. O Allah please always be by her side, have mercy on us, your very small and tiny slaves. Down here I would like to dedicate the poem specially to umi, I wanna thank you for everything.... Love u always! :)

For a woman whose perseverance has made me as who I am  :)



I’m sorry for the sleepless nights
The times I make you sigh
I’m sorry for the crankiness

The times I scream and cry

I’m sorry I don’t have the words
For why I need you so
But I can tell you this one thing
That I need you to know
You are the center of my world
You’re everything to me
You are my sun, my moon, my stars
You’re all that I can see
I’m only little a short time
Soon I won't need you so 
But I will love you all my life
Just wanted you to know



Umi in orange - a strong and lovely lady I've ever known. O Allah please grant her with your blessings and jannah

Special bought for umi when my eldest sister, youngest brother, 1st niece and I had our first visit to aquaria, KLCC. Yeah, well said.


For umi and all ladies out there ^^


And this' for kauthar!! :D

The environment


Bismillah




For you and me. Be strong and never feel weak to step forward and go ahead.. To take a risk and gain yourself. Tho the fragility is ours, but His exaltedness and mercy are always win over the others. What most important at this moment is to control and behave yourself, to nuture and grow yourself to be a better muslim everyday. Wherever you are and whoever surrounding you. Who else wanna start and work on it? To aim high must start from a single step, from the first lowest point, and the closest point is... Ourselves. Insha Allah. :)


Sunday, April 14, 2013

!!!






ECG!! Why you are so meannnn hah?? Ciss.
I will never give up on you! Never never never. Whatever happen, I don't care, I'll never give up! Once I say, I'll keep the word myself. despite of all the troubles you have made to me Lols. I'll try to love and get to master on you soon and we'll see the result by this weekend ok? Insha Allahhhhh. Fighting! Gambatte kauthar gambatte.... Yosh! ;) After the meeting, my friends and I are going to make a Q & A and sort of quiz together( with Allah's will). So we'll see thennn! Please behave yourself my dear baby ecg( grr). I have an idea, why not we treat each other nicely, isn't it interesting? You and me, be a best friend - wow it's amazinggg! BFF gitu hoho! ;)

Kauthar.. you can't stop, can't feel down or whatever it is. Big NO to pessimism. Be it slow or sluggish or even like a kura2, but never put the fullstop. This' not the end of all, of course, this' just an episode of your life *cheer*. Remember, it is way to go and many more to do, and the key of it is to start now and keep moving. You're not living only in this worldly life, like... that's it, enough. but instead for the afterlife too. Life is wide and adventurous, you like it right? So take the risk! :)



Saturday, April 13, 2013

Jalan ini


Bismillah





Jalan ini jalan juang para nabi dan rasulNya. jalan yang panjang.. lambat.. susah.. dan tidak memberikan kesenangan serta kemegahan di dunia ini. Jalan ini menuntut mujahadah yang tinggi. 

Namun, jalan ini lah yang banyak mengajar aku akan erti kehidupan sebenar, akan erti iman islam dan muslim sejati, juga telah banyak mengubah cara pandang aku terhadap sesuatu. Ia mendidik aku untuk melihat dunia ini dengan sudut pandang yang sangat berbeza dari dahulu. Sudut pandang yang indah, menarik, luas dan tidak terbatas. Menyedarkan aku bahawa kehidupan ini sangaaaat luas dan mashaallah hebat penciptaan serta keberadaannya, punya sebab dan hala tuju. Punya matlamat dan cara. Punya tempat berpaut dan bersandar. 

Jalan ini mengajar aku bagaimana untuk berinteraksi dengan Tuhanku yang agung, dengan pohon-pohon sekeliling, dengan langit cantik yang memayungi diri, dengan tanah-tanah hamparan setiap langkahku, dengan ahli rumah, teman dan taulan, juga seluruh makhlukNya yang lain. Jalan yang menjadikan aku seperti hari ini, insha Allah semakin islah dan lebih baik pada hari kemudian. Jalan ini, jalan yang menjanjikan redha dan syurgaNya buat kita[9:100]. Yakinlah wahai saudaraku :).

Segala puji hanya bagi Allah yang Maha Berkuasa Maha Bijaksana. 
Izinkanlah kami untuk terus ikhlas, ihsan, tsabat dan istiqomah all out atas jalan ini, sehingga kami kembali bertemu denganMu ya Allah. Insha Allah. :)

Friday, April 12, 2013

RIJALUN 'AMMAH, insha Allah. :)


Bismillah



Dengar dengan hati, hadam sungguh2. Buktikan dengan amal insha Allah.




TEKAD

Kami sedar jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kezaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh redha Illahi

Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya

Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya redha Illahi Rabbi...

Kami adalah tombak-tombak berjajar
yang siap dilontarkan dan menghujam
Menembus dada, lantakkan keangkuhan

Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi...

Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan

Kami pisau belati yang selalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi da'wah ini jalan panjang
Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Rabbi...