Saturday, November 2, 2013

Thursday, October 24, 2013

Jom3a mobarakah


Bismillah

#shortselfreminder
#dailyreminder4socalledhumanbeing(51:55)
#lifeisanonstopstruggle
#soletsenjoythejourneywitheverygoodthings! :))
#yoshhhh! ;-)




nothing


Bismillah





No one can lift you up when He brings you down & surely nothing can bring you down when He lifts you up. 
Nothing, unless He allows it to be..



He is near.. so near. take your time, relax.... 
let's listen to this video till the end, by heart... :')




Tuesday, October 15, 2013

Progressive


Bismillah






Terkadang kita rasa horror sebab semua orang di sekeliling kita hebat2, laju ke hadapan, mampu buat banyak benda dalam satu masa... Respect! Rasa macam kita ni kurang bermanfaat pula. TAPI kita ni sendiri jangan nak inferrior terlebih, down etc etc... 

Mari bersyukur... Banyak sangat nikmat yang Allah dah bagi tau dak? Jangan nak compain/mengeluh.. :) Sebab allah kata bila bersyukur allah akan tambah lagi kesyukuran, allah akan tambah lagi kenikmatan. KETENANGAN itu juga nikmat/rezeki yg sgt hebat ye, jangan lupa.. Dengan ketenangan yg allah beri, insha allah mendatangkan lagi banyak kebahagiaan dan kebaikan. 

Setiap orang punya tahap keberdayaan/kemampuan masing2, maka gunakan sebaiknya pada tempatnya. 
(Disamping kita berusaha meningkatkan skill dan kemampuan diri)

Insha Allah kita semua sedang menapak ke hadapan, step by step. So sila fokus dengan apa yang ada di tangan dan bersedia untuk masa hadapan.

Kalau study tu, fokus. 
Kalau mengaji tu, fokus.
Kalau solat tu, fokus.
Kalau prepare bahan daurah tu, fokus.
Kalau memasak pun, fokus jgn kocoh.
Semua perlukan fokus. Dan fokus itu hanya datang dengan ketenangan. Ketenangan yg allah beri. Allah yang beri... :)

Maka sentiasalah ingat Allah the almighty one god dalam setiap detik hidup kita, moga2 semua amalan kerana Dia semata. Semoga tidak tertipu dengan diri sendiri.
IKHLAS kan niat dan IHSANlah dalam setiap urusan, insha Allah.

We can do it! :-)

Saturday, October 12, 2013

Rinduuuu



Morocco and Spain 2010 in memory 😊



Wednesday, October 9, 2013

Ikhlaskan niat dalam berhamasah syabab.


'Aku membuka mataku,
dan menyedari suatu hakikat,
aku belum di SyurgaNya lagi,
maka kerjaku belum selesai.'
- Aku Hamasah As-Syabab

39:73


Thursday, October 3, 2013

Until you get into my shoes


Bismillah

"I am here"
Ummiiiii I miss youuuuu


That moment you did not ask for


 Bismillah

The moment you won't forget the rest of your life is, the moment when you felt so fragile, so brittle and weak. It happened suddenly, unwittingly. It was when you took a deep breath, slowly, and quietly you avoid from making eye contact with everyone around- just to making sure you wouldn't burst into tears. You tried hard. Very hard. But you had no control on it, and hence you did. You burst into tears, unintentionally. In your mind- "no one does notice it, perhaps'. It was when your soul couldn't bear with the situation anymore. Your soul couldn't lie. Oh what a shame... You should be more patient and calm down.

Then one thing that made you strong was, 'life must go on whatever happen'. The destination is still far away, the struggle won't stop till you step into jannah( insha Allah), till you see Him, right infront of you( insha Allah), till your loved ones are there too( insha Allah). So you struggled, keep being positive- towards yourself, and the Almighty One who created you. 

Insha Allah life is mysterious, but it does precious, and unique too. So stay strong kauthar! 😁 Be grateful with everything He has granted you. They are a lot, like, a lot that no one has ever thought of it. Just do your very best and be persistent. Insha Allah, in the end everything will be ok. If it is not ok so it is not the end. That's all! 💪👊






Sunday, September 22, 2013

Harian kita


Bismillah

Untuk kehidupan yang lebih sihat, proaktif dan membuahkan kebahagiaan, perlulah bermula dari hati yang dekat dengan Dia. Usahakan. :)








Bersyukurlah, setiap ujian yg hadir, sebenarnya lebih melembutkan hati kita. Mengajar kita hidup manusiawi.. Menjadi hamba kepada Tuhan yg Satu. 

Manusia mana pernah pernah sempurna bkn?( keluargaku jauh lebih tahu siapa aku. Tuhanku, apatahlagi. Nanges)

Namun mukmin tu optimis, yg sakit/gusar dilihat dgn pandangan ujian yg bermanfaat lalu dia bersabar. Hal yg menggembirakan dilihat dgn pandangan hamba kerdil mnerima kurniaan dr rajanya lalu dia bersyukur. Dengan sangat-sangat.

Kan best hidup yg positif? :) 

Kita bina dunia dalaman kita yg bersih dan lapang. Jiwa tenang, orangpun senang inshaallah. Jadilah juga org yg sentiasa mmberi harapan dan galakan kpd org lain- brmula dgn diri sendiri, iA. Terima kasih semua.😊


(Peringatan buat diri sendiri dan orang lain) 🌸


Friday, July 26, 2013

Mujahadah


Bismillah




Mujahadah diri. 
Allah..
Semoga Allah sentiasa sudi melimpahkan rahmat kasih sayangNya yang Maha Luas kepada kita, memimpin langkah2 kita, memperelokkan dunia dan akhirat kita, insha Allah.
Minta maaf semua atas segala salah dan silap, dengan sengaja mahupun tidak sengaja.
Mohon doa dan sokongan kalian. :-)
Semoga hari2 yang berbaki di bulan penuh keberkatan ini menguatkan lagi jiwa2 kita, jasadi rohani kita, dan mendekatkan lagi hati2 kita kepada Allah. 
Insha Allah ya Rabb.

(Tolong jangan give up dengan saya mahupun sesiapa saja) 


 

Thursday, June 27, 2013

In need..


Bismillah


Al-Fudayl Ibn 'Iyad menyebut; 
"Ketahuilah sesungguhnya, jika kamu tidak dapat bangun solat di waktu malam dan tidak dapat berpuasa di waktu siang, kamu telah dihalang. Yang menghalang kamu adalah bilangan dosa-dosa kamu. Maka lihatlah kepada kondisi hatimu"

***

Jika kita sangat inginkan sesuatu, namun kita tidak bangun di tengah malam untuk bertahajjud dan bermunajat kepada Allah SWT, sebenarnya kita tidak serius pun untuk mendapatkanya.


Monday, June 17, 2013

5 spine-healthy tips


Bismillah





 


5 spine-healthy tips

1. Practice good posture by standing, walking, sitting, lifting and lying in positions where the least strain is placed on supporting muscles and ligaments.
2. Maintain a weight that is appropriate for your height and frame.
3. Take part in strength, stretch and aerobic programs to improve your fitness level, make you more resistant to injury, and speed recovery if you are injured.
4. Wear shoes that are well balanced, flexible and comfortable.
5. Stop smoking, as smokers experience more spine pain and heal more slowly.

DR.5
From Improve Your Medical Knowledges FB

Saturday, June 15, 2013

Mursi Memutuskan Hubungan Diplomatik Dengan Syria

Jangan malas2 lembik2 !


Bismillah





Semoga Allah izinkan kita untuk menjadi seperti mereka... sehebat pemuda2 pilihan; sehebat Abu Ubaidah, Aqil Emad, Solah Syahadah... sehebat sahabat2 pendamping Muhammad saw... sehebat ahli2 syurgaNya. Insha Allah, ameeeen ya rabb!


'Dengan izzah bersatu bersama amalan'

Monday, June 10, 2013

One of the easy ways to jannah


Bismillah



Reminding myself( kauthar ruslannn) in the first place that Allah has given us so many chances to learn, to gain knowledges and to experience more from this must-pass through-worldly life. So go and grab all the chances you have ! Open your heart and eyes, prepare yourself physically and mentally, read a lot, have passion and act more !( Read : stop being lazy girl!!). Use your time super wisely coz the farthest in this life is the past. We can never turn back time. Yes, once it gone, yeah it's gone. That's it. 

This hadith is totally true( of course) and acceptable for all walks of life whatever nation, gender, age, occupation or wherever latitude you are on this earth. Let's read something out of our field coz you know what, to live in today challenging world we supposed to know almost everything present in this so-called a globe so that we can survive better. 

So all the best ! Remember, this hadith applicable for all of us. Whether you are in final exam mood, routine class or even during holiday!( yeah this' specially regard hehe). May Allah bless us with pure intention in every second of our life, insha Allah. :)


I've read someone wrote that, we have to teach our children with 3 As - Agama( religion), Akhlak( courtesy/good manners) and akademik( academic). It sounds good. Yeah I think I should apply it first in myself, then my younger brother( huhu good luck muja :D) and  insha Allah for my children in the future. Anyway, life is a nonstop struggle so no worries people. Expect to get to know more of new knowledges or repeated reminders in every new day comes, so that we'll not be jaw drop or stressful ! Life has its own mysterious way of presentation, coz we are not the holder of this life, but Allah does. (",)v

 

Sunday, June 9, 2013

T.T


Bismillah

"Dalam sibuknya kita berbicara tentang allah, jangan sampai terlupa berbicara denganNYa"

-Salim A.Fillah-
 

Friday, June 7, 2013

Rule #2


Bismillah





With my veil I put my faith on display – rather than my beauty. My value as a human is defined by my relationship with God, not by my looks. I cover the irrelevant. And when you look at me, you don’t see a body. You view me only for what I am: a servant of my Creator.
You see, as a Muslim woman, I’ve been liberated from a silent kind of bondage. I don’t answer to the slaves of God on earth. I answer to their King.

(Yasmin Mogahed)


"Value of a human being defined by their relationship with God" :)


Zalzil Amna Isroil (Gegarlah Keamanan Israel) - Malay Subtitles by FETYA

Thursday, June 6, 2013

Rule #1



Bismillah






"Chemistry ignites the fire, but character keeps it burning" :)


Coz He knows us very well :)


Bismillah





 

Sunday, May 26, 2013

Dunia tempat kita belajar


Bismillah




 وأثر عن النبي صلى الله عليه وسلم دعاء آخر، فعن أبي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:

 "اللهم انفعني بما علمتني وعلمني ما ينفعني وزدني علمًا الحمد لله على كل حال وأعوذ بالله من حال أهل النار".

Maksudnya :

"Ya Allah, manfaatkanlah segala apa yang Kau telah Kau ajarkan kepadaku, dan ajarkanlah apa yang bermanfaat kepadaku dan tambahkan ilmu bagiku. Segala puji bagi Allah atas segala perkara dan aku berlindung kepada Allah daripada urusan ahli neraka"



Selamat beramal, semoga Allah izinkan kita semua untuk sentiasa ikhlas dan istiqomah, insha Allah. :-)

Thursday, May 16, 2013

Saat ini






 
;-)




 

:-)


Bismillah

Alhamdulillah atas nikmat iman dan islam ke atas kita semua. Itu saja nikmat tertinggi yang bisa memberikan keamanan, menghadirkan ketenangan, menguatkan perasaan.. Sungguh hidup di dunia ini, 'bukanlah kita yang melempar, tapi Allah lah yang telah melempar' [8:17].

So, hook on to Allah, insha Allah He will hook you up for whatever happen in your life. Though it's not easy, is not as simple as saying and quite often we fail to control our temper, to maintain a good manner... we should never feel down and give up. His blessings are greater than everything else( remember that!); being bestowed to those who non-stop purifying themselves. Hence, let's be grateful and be persistent in all our effort. Keep calm kusa and continue your job okeh. :')




 

 
# Alhamdulillah dah selesai osce internal medicine tadi, semoga najah insha Allah. I like internal medicine, so interesting. :-)


 

Wednesday, May 15, 2013

Kuncinya... Utk Palestin..


Bismillah


UNTUKMU PALESTIN
oleh Raihan



Berdzikirlah dengan nama tuhanmu
Bermunajatlah di tengah malam
Bertaubatlah padanya penuh rasa hamba
Agar doa kita di.. makbulkan
Agar Palestina kita genggam semula
Agar Palestin bebas di tangan kita
Kembali damai disirami air



Kebenaran Al-Quran dan sunnah
Palestin akan dimiliki lagi
Ingatlah Allah dan hindarkan dosa
Palestin kan aman lagi
Dengan ketaatan dan amalan soleh


***


Palestine you will regain your land
Remember Allah and stay away from sin
Palestine will be at peace again
And filled with the worship of Allah



Dengan kata dan ketaqwaan
Pada Allah yang maha kuasa
Ketakutan dan kelemahan
Peluru dan dentuman 
Bukan lagi penghalang
Pembelaan Allah akan datang
Palestin... Palestin... Palestin
Palestin... Palestin... Pa...lestin


Saturday, May 11, 2013

Segalanya hak Allah


Bismillah

Kejayaan hakiki itu hanya diberikan kepada hamba2Nya yang bertaqwa. Maka nak atau tidak kena juga kuat, sabar, tabah, cekal dan bersemangat untuk terus menyucikan diri inside-out dan all-out dalam setiap urusan. Supaya kita berjaya mencapai hadaf kehidupan di dunia ini dan kembali kepada Dia dalam keadaan yang tenang :).

Kuncinya adalah seperti gambar di atas + jangan pernah putus asa dalam perubahan kepada yang lebih baik + jangan bermalas-malasan dalam menimba ilmu melalui pelbagai cara :-).


Jemputlah tadabbur ayat2 ni bersama. Maaf nak cepat maka tiadalah tulisan penuh, hanya no surah dan ayat ;-). 


Jalan keluar segala masalah/ ketegangan yang kita sering lupa, berat melainkan bg orang yang khusyuk.
[2 : 45 & 46]

Tawakkal dan ganjarannya.
[2 : 112]

Siapakah dan apakah ganjaran orang yang bertaqwa.
[3 : 133-136]
[3 : 142 & 143]

Bukanlah kita yang melempar, tapi Allah lah yang telah melempar. semua keputusan dan ketentuan tersedia di sisi Dia, kerja kita hanya utk ikhlas dan ihsan dlm amal kita.
[8 : 17]

Even antara kita dan hati kita sendiri pun punya batasan, siapalah kita di atas muka ini kan. So everything back to Him. Rujuk, doa dan percaya pada Dia. Memang tak mudah, tapi itulah lumrah jambatan ke akhirat ni kan? Ingat apa kunci kejayaan di atas tadi? ;)
[8 : 24]

Everything starts within us! Tak boleh tidak.
[13 : 11]

Beruntunglah mereka yang menyucikan diri. Walau kerap kali kita tersungkur dengan pelbagai tipu daya musuh abadi kita( syaitan), kuatkan juga hati untuk bangkit membersihkan hati. Be positive, terhadap diri sendiri mahupun orang sekeliling. Sebab kita lah antara manusia yang lemah itu, maka sepatutnya kita memandang manusia lain dengan pandangan diri sendiri bukan? Siapalah kita untuk menghina manusia. yang dibenci adalah kemaksiatan itu, bukan si empunya diri yang lemah itu. Jangan menghukum, tapi sama2 membantu.. Jangan ditinggalkan, tapi sama2 berganding tangan. Allah itu Maha Adil, always. Dia tidak melihat pada rupa paras kita, harta kekayaan kita, natijah segala usaha kita, tapi sekuat mana usaha dan tawakkal kita terhadap Dia. Tidak mudah, tapi tidak mustahil kan? ;-)
[87 :  14 & 15]
[91 : 8 & 9]


Dan banyak lagi. Bila cakap, jangan tak buat pula ya kauthar. Selamat menerapkan dalam hati dan membina diri, Chayok! Doakan kejayaan kita bersama! =)






Wednesday, May 8, 2013

A photo for KR


Bismillah.

Whose name is Kauthar Ruslan, she must develop and practise all these habits and attitudes very well. She needs to be patient and have passion in everything she does. Agree? 

*insha Allah* :-)




 


Wednesday, May 1, 2013

In Jannah


Bismillah

Bersama


Bismillah



Andai kau tahu betapa syaitan tidak pernah lelah dan main-main dalam pekerjaannya, pasti kau tidak akan sia-siakan masamu. Syaitan itu tidak pernah malas dan leka tau, maka kau sepatutnya perlu lebih kuat! Dalam dan luar :-).

[18 : 28]

Tuesday, April 30, 2013

Friday, April 26, 2013

Salah



Bismillah


Together we strive to be a better muslim everyday, a precious gift for us. 
In sha allah :-)


 

Thursday, April 25, 2013

Du'a


Bismillah

This beautiful writing has never failed to bring me to tears everytime I read it, again and again. How I feel that I am the one who is forgetful, careless, ignorant and ungrateful to all the blessings and chances He has given me. A way differ from that lady in the story. How I should be thankful and confident towards Him, always.  :'(
Special copied and pasted for you from suhaibwebb, I hope you will find it helpful to regain and restore your faith, In sha Allah. :)


***


http://www.flickr.com/photos/scottwills/6336988091/in/photostream/
By Zaineb Shebani

Du`a’ (supplication) is an incredible power that many of us sometimes don’t fully comprehend—because if we did, we would do whatever is necessary to get our du`a’s answered.  Sometimes our du`a’s are answered immediately and sometimes they take much longer than we expect. However, when made properly, du`a’ can transform our lives and bring about miraculous results.
In order to get our du`a’s answered we must fully comprehend the dynamics behind du`a’. Firstly, we must have complete certainty (yaqeen) that Allah subhanahu wa ta`ala (Glorified and Exalted is He) will answer our prayer.  There should be absolutely no doubt in our minds that Allah (swt) is listening to our du`a’s and is capable of answering them. We must also be careful not to lose hope in our du`a’ and become impatient when we don’t see the results we want. We need to continuously remind ourselves that the key to getting our du`a’s answered is by being persistent in our du`a’.  And most importantly, we must make sure that there isn’t a sin we are committing that we haven’t repented sincerely from, as our sins can be the first thing that can get in the way of our du`a’s being accepted—especially if the sin includes earning a living through unlawful means.
Once this is understood and followed, rest assured that Allah (swt) will either give you what you want or something much better than it; and He will most likely give it to you in a way that you never imagined.
Allah (swt) says: “[…] And whoever fears Allah—He will make for him a way out / And will provide for him from where he does not expect […]” (Qur’an 65:2-3)

ومن يتق الله يجعل له مخرجاً، ويرزقه من حيث لا يحتسب

Allah (swt) also says: “And when My servants ask you, [O Muhammad], concerning Me—indeed I am near. I respond to the invocation of every supplicant when he calls upon Me […]” (Qur’an 2:186)

وإذا سألك عبادي عني فإني قريب أجيب دعوة الداع إذا دعان

Now, I would like to share a story that proves how powerful making du`a’ can be; and how Allah (swt) can answer our prayers in the most miraculous of ways. This story should be taken as a parable, rather than as fact:
Dr. Saeed, a well-known doctor, was once on his way to an important medical conference in another city in which he was going to be granted an award for medical research he had recently done. He could barely contain his excitement on his way to the airport and couldn’t wait until he arrived at the conference. He had worked long and hard on his research and felt his efforts deserved the award he was about to obtain. However, an hour after the plane took off, the pilot announced that there was a problem with the plane and that they were going to make an emergency landing at the nearest airport.
Afraid that he wouldn’t make it in time for the conference, the doctor ran to the information desk as soon as the plane landed and explained to the woman at the desk that he was expected to be at a very important conference and that he needed to find another way to get to his destination. She told him that there was nothing she could do to help him as there wouldn’t be another flight to his destination for another sixteen hours; but suggested he rent a car and drive down to the city as it was only three hours away. Having no other choice, the doctor agreed to the idea despite his hatred for driving long distances.
The doctor rented a car and started his journey. However, soon after he left, the weather suddenly changed and a heavy storm began.  The pouring rain made it very difficult for him to see and he missed a turn he was supposed to take. After two hours of driving, he was convinced he was lost. Driving in the heavy rain on a deserted road, feeling hungry and tired, he frantically began to look for any sign of civilization. After some time, he finally came across a dark tiny cottage. Desperate, he got out of the car and knocked on the door.
A small elderly woman opened the door for him. He explained his situation and asked if he could use her telephone.  She told him that she didn’t have a phone or electricity but that he was welcome to come in for some food and something warm to drink as he had completely lost his way and that it would take him some time to get back on the right road.  Hungry, wet and exhausted, the doctor accepted her kind offer and walked in. The woman told him to help himself to some food and hot tea on the table and then excused herself to finish her prayers.
Sitting on the table sipping his tea, the doctor watched the woman in the dim light of the candles as she prayed next to what appeared to be a small baby crib. Every time she finished a prayer, she would start another one, and she seemed to be engrossed in making du`a’ while in sujood (prostration). Every now and then she would rock the crib gently.
Feeling that the woman might be in need of help, the doctor seized the opportunity to speak as soon as she finished one of her prayers and told her that he hoped Allah (swt) would answer her du`a’s.  He then said that he noticed that she had been making a lot of du`a’ and asked if there was something she needed that he could get for her or help her with. The woman smiled and said that Allah (swt) had answered all her prayers except for one. She said she didn’t know why Allah (swt) hadn’t answered this specific prayer yet but perhaps it was because of her weak iman (faith).
The doctor asked if she didn’t mind telling him what she was making the du`a’ for. Nodding her head in approval, she said that the child in the crib was her grandson and that both his parents had recently died in a car accident. She said that the child had a very rare type of cancer and that all the doctors she had seen were unable to treat him. She also said that she had been told that there was a doctor who specialized in the type of cancer her grandson had, but there was no way for her to get to this doctor as he lived very far from her; so she has been spending her days and nights praying and making du`a’ that Allah (swt) helps her find a way to get to Dr. Saeed—the doctor who could treat her grandson.
Upon hearing her words, tears began to flow down the doctor’s cheeks and he said: ‘Subhan’Allah (glory be to God), there was a malfunction in the plane, a thunderstorm hit, and I lost my way; and all of this happened because Allah (swt) did not just answer your prayer by helping you find a way to get to Dr. Saeed, but he brought Dr. Saeed to your house. I am Dr. Saeed.’
With tears streaming down her cheeks, the woman raised her hands in du`a’ and said: ‘Oh Allah, how great and merciful You are!’

Many more you can find here. Worth reading. :')

Monday, April 22, 2013

Maqlubah


Bismillah


Alhamdulillah semalam berjaya menunaikan janji makan malam maqlubah kepada ahli rumah tercinta. Di sini saya ingin berkongsi resepi bagi yang berminat. :-)

Anggaran 8-10 orang makan. Antunna boleh ubah mengikut keperluan, cita rasa dan kehendak masing-masing. Nak hidang bersama air asam, sos cili atau cili kicap ke, silakan mengikut selera. ;-)


***

Bahan A :
Beras 5 pot
Ayam seekor( potong 6) 
Buah pelaga 6 biji
Sebiji bawang bersaiz sederhana( potong 2)
Serbuk maqlubah( 2/3 kotak)
Garam

Bahan B :
Bunga kobis sebiji
Terung 2 biji besar( fakta : terung malaysia saiz kecil, maka digalakkan untuk tambah lagi bil)
Kentang 1 biji besar


CARA-CARA :

1. Bersihkan ayam dan rebus bersama bawang dan buah pelaga. Setelah air hampir menggelegak, masukkan serbuk maqlubah dan garam secukup rasa bersesuaian digunakan untuk tanak nasi. Biasanya saya guna serbuk maqlubah dalam kotak kecil yang boleh ditemui dikebanyakan supermarket di sini. Rebus sehingga menggelegak - jangan lama sangat takut hancur.

2. Sementara menunggu ayam direbus, potong bahan-bahan B dan gaulkan dengan sedikit garam. Potongan biarlah besar supaya sayur-sayuran tidak mudah hancur. Kemudian goreng sehingga garing, gelap-gelap gitu. Wajib gelap tau, serius lebih sedap. Eceh.  ;-)

3. Banyakkan bersabar sebab menggoreng agak mengambil masa. Maka sediakanlah something untuk didengari. Dengar recording ke, atau kalau masak berteman, boleh lah berukhuwah masa ni! =]

4. Ok selepas selesai merebus ayam dan menggoreng sayur, tos semuanya. Kemudian goreng pula ayam sehingga garing.

5. Sapu dasar periuk dengan minyak zaitun atau sebarang minyak yang ada, kemudian susun secara berperingkat segala bahan yang telah digoreng ke dalam periuk besar. Mulakan dengan ayam di bahagian dasar, kemudian kentang, terung, bunga kobis dan beras di bahagian atas sekali. Ratakan beras. 

6. Akhir sekali, tuangkan air rebusan ayam( tanpa bawang dan biji pelaga) sehingga tenggelam kesemuanya lebih kurang seinci setengah dan masak seperti biasa di atas dapur. Setelah seberapa waktu, check masakan. Andai tidak masak sekata, kacau dan tutup semula supaya kelembapan nasi terjaga.


***




















Sahtain! :-)

Alhamdulillah I'm done!

Saturday, April 20, 2013

Andai berhajat untuk bermaksiat


 Bismillah




Diceritakan pula bahawa semasa Tawus Al-Yamani, (rahimahullah) di Makkah ada seorang wanita amat terpikat dengannya. Wanita tersebut sering menggodanya hingga pada suatu hari ia menurut Tawus sampai ke Masjidil Haram. Ketika itu orang sedang ramai di dalamnya. Tawus pun menoleh kepada wanita itu dan berkata: “Ayuhlah, sempurnakan hajat saudari.” Wanita tersebut pun menjawab: “Di tempat inikah?”... “Bukankah orang ramai melihat?” Tawus menjawab: “Malu dilihat oleh Allah kan lebih patut dan wajar!” Dengan kata- kata tersebut perempuan itu pun insaf dan bertaubat. Akhirnya ia menjadi orang baik. (Nuzhatu’n Nazirin).

***

Diceritakan lagi bahawa seorang lelaki menemui Ibrahim Bin Adham. Ia berkata kepada Ibrahim: “Hai bapa Ishaq (Ibrahim) . Saya ini sudah menzalimi diri sendiri, maka terangkanlah kepadaku sesuatu yang dapat menginsafkan diri ku dan menyelamatkan hati ku.” 
Ibrahim Adham menjawab: “Jika engkau dapat menerima dan boleh melakukan lima perkara (yang aku akan katakan) neacaya apa sahaja kesedapan yang engkau kecapi tidak akan memudharatkan dirimu. 

Lelaki tersebut pun berkata: "Apa dia? Cubalah engkau beritahu wahai bapa Ishaq". Ibrahim menerangkan: “Pertama: Apabila engkau hendak menderhaka kepada Allah ‘Azza Wajalla maka janganlah engkau makan rezekinya!". Lelaki itu meningkah dan berkata: “Dan sumber mana lagi aku hendak makan; sedangkan segala yang ada di dunia ini ialah rezki kurniaNya”. Ibrahim Adham mencelah: “Wahai pulan, adakah patut dan wajar engkau makan rezeki kurniaanNya, kemudian engkau menderhaka kepadaNya! “Tentu tidàk,” jawabnya.

“Baiklah yang kedua?” Ibrahim menerangkan lagi: “Bila engkau hendak menderhaka kepada Allah maka janganlah engkau menginap di mana-mana pun di atas duniaNya". Lelaki itu pun berkata: “Ini lebih hebat lagi dari yang pertama”. Kalau Timur, Barat dan antara kedua semuanya adalah kepunyaan Allah maka di mana pula aku akan tinggal?” Ibrahim mencelah: “Hai pulan, adakah patut engkau makan rezeki Allah, tinggal di bumiNya kemudian engkau derhaka kepadaNya?” “Tidak,” jawabnya.

“Baiklah yang ketiga apa?” Ibrahim menerangkan lagi: “Kalau engkau mahu juga menderhaka sedangkan engkau makan rezeki Allah dan tinggal di bumiNya maka carilah tempat yang kira-kira dia tidak nampak engkau mencabar perintahNya. Kalau sudah engkau temui, nah engkau lakukanlah maksiat tersebut.” Lelaki itu pun berkata: “Hai Ibrahim! Bagaimana aku dapat berbuat demikian sedangkan Allah Maha Mengetahui, malah ia tahu apa yang tersembunyi sekalipun?!” Ibrahim menjawab: “Hai pulan adakah patut engkau makan rezekiNya, tinggal di bumiNya, menderhaka kepadaNya, walhal Ia
mengetahui hakikatmu dan melihat apa yang engkau lakukan secara terang- terang?” “Tidak” jawabnya,

“Yang keempat apa dia?” tanya lelaki itu lagi. Jawab Ibrahim. “Apabila tiba malaikat maut hendak mencabut nyawamu maka katakanlah kepadanya: “Berikanlah aku tempoh untuk bertaubat Nasuhah dan untuk beramal saleh kerana Allah.". “Takkanlah dia mahu menurut permintaanku,” jawab lelaki itu. “Hai pulan” kata Ibrahim: “Apakah dalam keadaan engkau tidak berdaya menolak maut; untuk mendapat tempoh bertaubat, dan engkau faham betul bahawa kalau maut datang engkau tidak akan diberi tempoh maka dalam keadaan begitu engkau masih mengharapkan engkau boleh selamat (dengan maksiat mu)?”

Lelaki itu bertanya lagi: “Yang kelima?” Ibrahim menerangkan: “Apabila datang Malaikat Zabaniah pada hari kiamat hendak membawamu masuk neraka maka jangan lah engkau mahu pergi bersamanya!” “Sudah tentu mereka tidak akan biarkan aku, atau menerima permintaan ku,” sampuk lelaki itu. Kata Ibrahim: “Kalau begitu bagaimana engkau harap engkau boleh selamat?” Lelaki itu pun berkata. “Wahai Ibrahim cukuplah, cukuplah!” Saya minta ampun kepada Allah dan saya bertaubat kepadaNya. Lelaki tersebutpun akhirnya ikut beribadah bersama Ibrahim Adham hinggalah mereka dipisahkan oleh ajal masing-masing.
(Dari kitab Tawwabin)


***


Berjihad melawan nafsu مجاهدة النفس

Yahya bin Mu’az berpesan: “Berjihadlah melawan nafsu dengan riadah (latihan rohani).” 

Latihan riadah ini ada empat macam:

1. Sedikit makan.
2. Sedikit tidur.
3. Bercakap sekadar perlu.
4. Sabar menanggung gangguan orang lain.
— Dengan kurang makan matilah keserakahan syahwat.
— Dengan kurang tidur kemahuan menjadi bersih jernih.
— Apabila kurang bercakap badan selamat.
— Dan dengan bersabar menanggung gangguan memungkinkan sampai kepada matlamat yang dituju.”

Para da’ei wajib sentiasa berjihad melawan nafsu sendiri. Ia harus menguasai dirinya supaya tidak berlebihan dalam makan, minum, pakaian, dalam bercakap dan memuaskan kehendak nafsu. 


المجاهد من جاهد نفسه في طاعة االله عزوجل
“Orang yang mujahid itu ialah orang yang berjihad melawan nafsu dan menundukkannya supaya patuh kepada Allah Subhanahu Wata’ala.”
(Ditakhrijkan oleh Al-Tarmizi) 


Pada suatu ketika bila ditanya dengan soalan: “Bagaimana menyempurnakan warak ?“ Ibrahim bin Adham menjawab: “Iaitu dengan menganggap makhluk yang lain setaraf dengan diri sendiri. Sibuk dengan dosa sendiri dan asyik memikirkan dosa orang lain. Anda hendaklah memikirkan dosa anda sendiri, menyegerakan taubat kepadaNya di samping menghapuskan
rasa tamak kecuali untuk mendapat kerelaan Allah.”


Sumber : Bab 5, Rintangan perjungan dalam kehidupan pendakwah.


Friday, April 19, 2013

Against the desires of the soul


Bismillah




Have a look on DK's FB here
And the wordpress too. Hope you will like it :-).

Kita golongan yang mana


Bismillah





 


Suatu hari nabi Yahya telah di datangi oleh iblis untuk memberi nasihat, namun nabi telah menolak hajat sang iblis melainkan satu perkara. beliau lantas meminta iblis menyatakan perihal anak adam. Menurut iblis, manusia tergolong kepada 3 :


Golongan pertama, ialah yang paling payah untuk kami tawan. Apabila kami mula menggoda salah seorang dari mereka dan mereka termakan godaan kami tiba-tiba ia mohon ampun dan bertaubat. Maka habislah usaha kami. Bila kami ulangi diapun mengulangi taubat dan istighfar. Begitulah kami tidak berputus asa akan tetapi tidak juga sampai hajat kami terhadapnya.

Golongan kedua, pula mereka ini di tangan kami ibarat bola yang menjadi permainan anak-anak kamu. Kami perlakukan apa sahaja menurut kehendak kami. Mereka sudah beres menjadi tawanan kami.

Golongan ketiga, ialah orang-orang seperti kamu, terpelihara dari dosa. Kami tidak berdaya berbuat apa-apa terhadap mereka.”


Dari riwayat ini jelas bahawa para da’ei Islam ialah orang-orang yang lebih kerap berhadapan dengan tipu daya dan perbuatan jahat syaitan dari yang dihadapi oleh orang lain.

Serangan iblis terhadap para da’ei kadangkala dalam bentuk sifat takabbur dan ghunun, merasa ujub dengan ilmu, dengan amalan agama, kesalihan dan sebagainya. Lantas dengan itu ia melihat dirinya sebagai orang yang lebih baik, lebih bijak berbicara dari makhluk Allah yang lain. Kalau sewaktu-waktu seorang da’ei itu berperasaan demikian maka ia hendaklah beristi’azah, berlindung diri dengan Allah dan serangan sikap ini. 



Orang-orang yang kerap mengingati Allah baik lelaki mahu pun perempuan, orang-orang yang bertaubat kepada Allah dosa mereka — baik lelaki mahupun perempuan yang memohon keampunan Allah, merekalah orang-orang yang sukar dikalahkan oleh syaitan dan mampu melelahkan syaitan tersebut. 
Adapun orang-orang yang lalai dari mengingati Allah, terus menerus berbuat maksiat, malas beribadat, yang asyik tidur dan menjadikan dunia sebagai cita-cita utamanya, mereka ini seperti alat mainan syaitan sahaja, diperlakukan menurut sesuka hatinya. 




Sumber :
Rintangan perjuangan dalam kehidupan pendakwah,
Oleh Fathi Yakan.